17
Aug 2013
09:36:00 AM | Author: Rissalah Maulana | Dilihat: 5631 kali

Ketua Komite Futsal PSSI, Hardi Hasan, beberapa waktu lalu menyatakan, Badan Futsal Nasional akan digantikan oleh Asosiasi Futsal Indonesia untuk menjalankan agenda futsal nasional. Namun hal ini dibantah oleh Tony Apriliani, anggota komite eksekutif PSSI yang juga wakil ketua Komite Futsal.

Menurut Tony saat ditemui di Istora Senayan, Selasa (13/8/2013) lalu, BFN tak akan diganti dengan AFI karena kedua badan ini akan saling berjalan berdampingan. "BFN tak perlu dirombak, kami hanya menggeser posisi pengurus saja. Selain itu kami juga memasukkan beberapa orang yang ahli masuk ke BFN," kata Tony.

BACA JUGA:-Nilai Kontrak Naik, Nama Jadi Prima Indonesia Futsal League 2013

Ditambahkannya, AFI nantinya akan berjalan beriringan dengan BFN. "BFN akan berjalan seperti biasa menjadi regulator futsal di Indonesia. Sedangkan AFI merupakan wadah atau perhimpunan dari klub dan pemain futsal," jelas mantan ketua Pengprov PSSI Jawa Barat ini.

"Struktur AFI sama seperti organisasi lainnya yaitu memiliki ketua, sekjen dan beberapa bidang yang akan dibawahi. Tak menutup kemungkinan pengurus BFN bakal menjabat sebagai pengurus bahkan ketua AFI," tandasnya. Restrukturisasi di BFN ini masih menunggu surat keputusan (SK) dari PSSI.

Menurut isu yang berkembang, Justinus Lhaksana yang sebelumnya menjabat wakil ketua bidang timnas BFN akan digeser tempatnya menjadi wakil ketua bidang Pembinaan yang sebelumnya dijabat oleh mendiang Ricky Johannes. Sedangkan kursi bidang timnas akan ditempati oleh Abdul Sadat, manajer timnas futsal putri Indonesia saat ini.

Alhasil, tuntutan Trunajaya FC dan beberapa tim jebolan Indonesia Futsal League agar BFN segera dirombak sepertinya belum akan menjadi kenyataan.

Tags:
futsalfutsal indonesiabadan futsal nasionalindonesia futsal leaguetrunajaya

KOMENTAR
JADWAL TV
  • Belum ada jadwal
Baca Selanjutnya