13
Jul 2013
08:20:42 PM | Author: Rissalah Maulana | Dilihat: 4229 kali

Setelah absen selama tiga tahun, Universitas Negeri Jakarta berencana kembali mengikuti kompetisi futsal antar mahasiswa ternama di Jakarta yaitu Liga Futsal Mahasiswa Jakarta pada tahun ini. Hal itu seperti yang diungkapkan ketua futsal UNJ, Heru Haerudin, saat berbincang dengan Bolalob beberapa waktu lalu.

"Di kepemimpinan saya yang masih tergolong baru ini, saya berencana mendaftarkan tim UNJ ke LIFUMA 2013," kata Heru. Namun ada beberapa kendala yang dihadapi UNJ untuk dapat berlaga di Lifuma tahun ini, salah satunya adalah masalah izin.

"Kami masih belum diizinkan oleh dosen sepakbola kami karena pendaftaran Lifuma yang tergolong mahal," ungkap Heru. Pada tahun lalu, biaya pendaftaran untuk mengikuti kompetisi yang dikelola oleh Difamata Sport sebagai event organizer-nya ini sebesar Rp. 9 juta.

Untuk itu dirinya bertekad untuk mencari sponsor guna mendukung dan membantu pendanaan. UNJ sendiri terakhir mengikuti ajang Lifuma ini adalah pada gelaran 2009 dimana mereka menjadi juara di divisi satu. "2010 kami sebenanrnya ada keinginan ikut, namun karena biaya pendaftaran yang mahal, akhirnya kami urungkan untuk niat tersebut."

Lanjut Heru, jika UNJ jadi ikut Lifuma, UNJ hanya akan menurunkan pemain-pemain atau mahasiswa baru. "Kami hanya mengandalkan maba tahun 2011 dan 2012 saja," tandasnya.

UNJ sendiri merupakan salah satu kampus pencetak pemain-pemain futsal yang handal. Beberapa pemain legenda futsal seperti Sayan Karmadi, Yos Adi Wicaksono dan Andri Irawan merupakan jebolan kampus Rawamangun. Saat ini beberapa pemain asal UNJ juga masih aktif menghiasi tim-tim pro maupun semipro di Indonesia.

Tags:
futsalfutsal indonesiafutsal jakartafutsal mahasiswalifuma

KOMENTAR
JADWAL TV
  • AC Milan
    VS
    Juventus
    Kompas TV 21/09/14 01:45 WIB
  • Manchester City vs Chelsea
    SCTV 21/09/14 22:00 WIB
Baca Selanjutnya