31
Jan 2014
05:30:00 PM | Author: Dwi Anggoro | Dilihat: 107733 kali

Olahraga futsal maupun sepakbola tentunya tidak jauh dengan stamina. Bahkan dapat dikatakan stamina adalah modal utama dalam bermain futsal dan sepakbola.

Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pemain futsal maupun sepakbola sehebat apapun teknik dan skillnya terkadang akan menghilang begitu saja ketika staminanya menurun. Hal yang berimbas pada kekuatan dan juga daya konsentrasinya saat bermain.

BACA JUGA: Mengenal Cedera Engkel Dan Penanganannya Pada Pemain Futsal Maupun Sepakbola (Bagian 1)

Dalam permainan futsal, ritme serta tempo permainan berjalan dengan sangat cepat dan akan lebih sering tercipta jual beli serangan. Hal inilah yang membuat seorang pemain futsal atau sepakbola harus memiliki stamina ekstra untuk menunjang daya konsentrasi agar bisa memberikan penampilan yang maksimal.

Cara Meningkatkan Stamina
Hal yang terbukti ampuh untuk meningkatkan stamina adalah dengan berolahraga secara teratur. Berolahraga terbukti dapat memperkuat jantung sehingga menyebabkan lebih banyak pasokan oksigen sampai ke seluruh tubuh.

Cara meningkatkan stamina yang biasa dilakukan adalah dengan olahraga kardio, yaitu berlari. Berikut tiga tahap bagaimana Anda dapat memaksimalkan olahraga kardio untuk meningkatkan stamina Anda.

Pertama, Anda cukup berlari saja. Berlari kecil alias joging atau berlari cepat dapat Anda lakukan sesuai dengan keinginan Anda.

Kedua, buatlah target setiap kali melakukan latihan ini. Misalnya, pada latihan pertama berlari nonstop selama 30 menit, kemudian pada latihan kedua tingkatkan menjadi 45 menit, latihan ketiga 1 jam, dan seterusnya.

Ketiga, jika Anda rasa berlari saja sudah terasa tidak berat, masukkan menu sprint dalam menu latihan ini. Misalnya, setiap 15 menit sekali Anda melakukan sprint selama 5 menit atau beberapa menit. Nantinya level dari sprint dinaikkan menjadi lebih berat.

Latihan ini cukup sederhana namun sangat efektif untuk meningkatkan stamina seorang pemain futsal maupun sepakbola, terlebih jika sudah menjadi rutinitas, semisal seminggu 4 kali. Selain meningkatkan stamina metode latihan ini juga berguna untuk menurunkan berat badan juga.

Usahakan ketika melakukan latihan ini pola bernafasnya dari hidung karena pola nafas yang salah akan mengakibatkan terbentuknya lactic acid di kaki.

Cara Bernafas Yang Dianjurkan
Sewaktu mulai latihan ini sampai sebisanya, nafas panjang masuk dari hidung keluar dari hidung. Setelah itu sebisanya, nafas normal masuk dari hidung keluar dari hidung, kemudian sebisanya nafas pendek masuk dari hidung keluar dari hidung. Ketika sudah terasa sangat berat masuk hidung, keluarkan lewat mulut, Jangan pernah bernafas masuk dari mulut keluar juga dari mulut (hyperventilation) karena dapat menyebabkan pusing bahkan pingsan.

Jika ketika berlari perut terasa sakit, lanjutkan saja karena nanti akan hilang dengan sendirinya. Jika terasa sudah tak sanggup bernafas, berhenti jangan sampai kehabisan nafas. Jika kaki terasa sakit kurangi tempo. Dan jangan melupakan istirahat serta asupan nustrisi untuk tubuh. Selamat mencoba! (Foto: Bolalob/Sumber: kiperfutsalpost)

Tags:
futsalfutsal indonesiatips futsalstamina

KOMENTAR
JADWAL TV
  • Belum ada jadwal
Baca Selanjutnya