Mantan pakar keamanan FIFA, Chris Eaton, mengindikasi adanya "pengaturan pertandingan" dan korupsi yang kembali marak di sepakbola Internasional. Bahkan dirinya mengklaim, salah satu pertandingan di Piala Dunia 2010 terindikasi adanya "main mata".
Menurut Eaton seperti dilansir Daily mail, saat diwawancari oleh Channel 4 News, pertandingan antara Nigeria Vs Yunani di Grup B saat Piala Dunia 2010 menjadi salah satu pertandingan yang terindikasi terjadinya "pengaturan pertandingan".
Salah satu kejadian yang diselidiki oleh Eaton pada saat itu adalah dikartumerahkan-nya pemain Nigeria, Sani Kaita, oleh wasit karena menendang pemain Yunani secara sengaja.
Semenjak kejadian itu, Sani Kaita mengaku mendapat ancaman pembunuhan akibat kartu merah-nya tersebut. Para fans Nigeria menganggap, Kaita menjadi biang keladi kekalahan Nigeria atas Yunani 2-1. FIFA sendiri menolak menyelidiki kasus tersebut dan Channel 4 News juga tidak bisa mendapatkan komentar dari Kaita maupun Agennya.
UEFA juga sedang menyelidiki dugaan "pengaturan pertandingan" oleh para bandar judi saat klub Albania, Tirana, dikalahkan oleh klub asal Norwegia, Aalesund, 5-0 pada babak kualifikasi Liga Europa bulan lalu.
