Juara Eropa Chelsea kembali dari Munich. Mereka langsung disambut meriah oleh ribuan suporternya. Tidak kurang 10.000 fans tumplek blek di jalanan di sepanjang London barat yang merupakan 'wilayah kekuasaan' Chelsea. Mereka berpesta setelah klub kesayangan, the Blues, menaklukkan Bayern Munich 5-4 di final Liga Champions lewat drama adu penalti, Minggu (20/5) dini hari WIB.
Seperti kota Manchester yang menjadi biru saat Manchester City melakukan parade juara Liga Premiere Inggris, kini giliran London yang berpesta. Mereka menyambut para pahlawan Chelsea yang diarak dengan bis terbuka yang di bagian depan bertuliskan 'Champions of Europe'.
![]()
Kapten John Terry yang absen pada laga final dan Didier Drogba yang menjadi bintang kemenangan Chelsea berada di depan. Keduanya memimpin rekan-rekan yang berada di atas bis. Saat Terry diberi mikropon oleh fans, dia langsung memimpin suporter menyanyikan, 'Championes, championes, ole, ole, ole'.
"Sudah lama momen seperti ini yang kami tunggu-tunggu. Kami sudah beberapa kali hampir dekat juara. Kami memang ditakdirkan untuk menjadi juara. Dan, kami akhirnya melakukannya," kata Terry.
Fans dan Chelsea pantas berpesta. Ini merupakan trofi Liga Champions pertama yang diraih the Blues. Mereka sudah bisa menyamai Liverpool, Manchester United, Notthingham Forest dan Aston Villa yang pernah menjadi jawara Eropa. Tak sia-sia bila pemilik klub Roman Abramovich yang sudah mengucurkan duit sebesar 2 miliar poundsterling demi 'membeli' trofi Liga Champions.
![]()
Ironisnya, Roberto Di Matteo yang dipandang sebelah mata dan hanya menjadi manajer sementara yang bisa memenuhi impian Abramovich. Bukan Jose Mourinho, Guus Hiddink atau pun Luiz Felippe Scolari sekalipun.
Fans menyambut pemain dengan lemparan seledri, sebuah tradisi lama klub. Mereka memanjat tiang lampu agar bisa menyalami pemain yang berada di atas bis. Mereka juga mengibarkan bendera dan banyak di antaranya memakai topeng Di Matteo. Mereka berteriak meminta agar Drogba dipertahankan.
"Kami mencintai Anda. Kami ingin Anda bertahan selamanya." Demikian tulisan pada banner yang ditujukan kepada Drogba. Selama satu jam mereka melakukan parade. Namun, suporter masih bertahan di jalanan. Mereka juga berkumpul di pub White Horse di Parson Green. (foto: telegraph/daily mail)
Tags:
Chelsea Liga Champions
